5 Cara Membujuk Anak Malas Agar Rajin di Awal Masuk Sekolah dan Mengaji
5 Cara Membujuk Anak Malas Agar Rajin di Awal Masuk Sekolah dan Mengaji

5 Cara Membujuk Anak Malas Agar Rajin di Awal Masuk Sekolah atau Mengaji - Untuk orang tua kadang telah berusaha berbagai macam cara, namun masih saja mengalami kendala yang membuat orang tua sampai putus asah, ketika berhadapan dengan anak yang malas atau bahkan tidak ingin ke sekolah atau mengaji.

Setiap orang tua selalu menginginkan anaknya agar menjadi anak yang pintar dalam hal pendidikannya, maupun pintar dari segi perilaku/akhlak atau agamanya. Kita tahu bahwa orang yang sukses adalah mereka yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual saja, melainkan juga harus memiliki kecerdasan spritual. Nah, pastinya kina ingin membekali anak kita agar mereka bisa cerdas lahir dan bhatin.

Dengan harapan tersebut, setiap orang tua memiliki ekpektasi besar untuk anaknya.
Setiap orang tua memiliki cita-cita besar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anaknya, sehingga mau tidak mau orang tua harus tetap konsisten untuk berusaha mengembangkan, mengikuti dan memantau perkembangan anaknya.

Namun jika menemui masalah atau kendala, hal tersebut yang membuat orang tua kadang samapai putus asah dan akibatnya bisa fatal karena mengakibatkan anak berpotensi buruk untuk masa depannya bahkan sampai anak bisa gagal.

Nah, ini ada beberapa tips untuk merayu dan membujuk anak anda agar rajin ke sekolah dan mengaji, kita mulai ya :

1. TUMBUHKAN DAN TANAMKAN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK


Seringkali anak tidak mau menuruti kita untuk ke sekolah atau tempat mengaji, karena iya tidak percaya diri, iya meragukan kemampuan yang dimilikinya. Kewajiban orang tua adalah menjelaskan kepada anak bahwa apa yang iya lakukan adalah awal dari sebuah proses.

Sampaikan kepada anak bahwa semua anak yang lain berawal dari tidak tahu, mereka memulai dari nol yang awalnya mereka juga sama sebelum di ajari mereka juga tidak tahu. Jelaskan dengan kalimat yang sesederhana mungkin agar anak mudah untuk memahami dan meresapi maksud yang kita utarakan.

Jika iya benar-benar tahu apa yang kita utarakan, maka dengan sendirinya akan timbul rasa percaya diri dalam diri si anak.

2. BERITAHU KEUNTUNGAN DARI APA YANG ANAK LAKUKAN DENGAN JUJUR


Penyebap anak malas dan tidak mau ke sekolah atau mengaji adalah karena dia tidak tahu apa yang dia lakukan dan dampaknya terhadap dia. Orang tua harus menjelaskan kepadanya, jangan sampai iya menganggap bahwa yang dia lakukan hanya sebatas rutinitas yang membosankan.

Baca Juga : Ini Tips Menulis Blog Bagi Pemula Jika Ingin Menjadi Blogger Sukses

Orang tua harus jujur mengutarakan kepada anaknya, bahwa apa yang iya lakukan akan membuat hidup dan masa depannya lebih baik. Jelaskan dan bila perlu berikan contoh yang lebih kongkrit. Tidak ada yang bisa sukses di dunia dan akhirat jika iya tidak membekali dirinya dengan pengetahuan dan agama. Namun sampaikan dengan bahasa yang setara dengan usia mereka.

3. HILANGKAN RASA TAKUT ANAK KETIKA KE SEKOLAH ATAU MENGAJI


Anak seringkali tidak mau ke sekolah atau tempat pengajian karena iya takut. Takut beradaptasi, takut bertemu dengan orang banyak dan berbagai macam karakter. Atau bahkan takut dengan guru. Anak yang tidak biasa dimarahi di rumah tidak biasa di atur dirumah sering menemuai masalah jika ingin beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda dengan lingkungan di rumahnya.

4. ORANG TUA JANGAN PUTUS ASAH DAN SELALU MENGANTAR ANAKNYA WALAUPUN IYA TIDAK SUKA


Sebagai orang tua kita harus memiliki tekat yang kuat, tunjukkan pada anak bahwa sekolah dan mengaji bukan hal yang harus disepelehkan. Dengan semangat mengantar mereka maka dengan sendirinya kita telah menumbuhkan semangat dan tekat yang kuat kepada anak.

Baca Juga : Penyebab Bosan dan Malas Saat Menulis dan Cara Menghilangkannya "Khusus Penulis Blog"

5. SAMPAIKAN PADA ANAK BAHWA APA YANG DIA LAKUKAN ADALAH HAL YANG MENYENANGKAN


Segera hilangkan ketegangan pada anak, jangan sampai aktifitas sekolah dan mengaji menjadi bebean baginya. Orang tua harus membuat kondisi yang menyenangkan hatinya sebelum berangkat hingga sampai di sekolah atau tempat anak mengaji. Jika ini kita lakukan secara konsisten maka dengan sendirinya anak akan timbul semngat untuk menjalani hari-harinya.